profile Desa
PROFIL DESA
Kondisi Desa
Berdasarkan cerita rakyat pada masa terdahulu Desa Sempalwadak masih berupa hutan belantara yang kemudian datanglah seseorang yang bernama Mbah X dan melakukan babat alas, bersama keluarga dan kerabatnya hingga perkembangannya menjadi sebuah perkampungan atau pedesaan.
Sampai saat ini tidak diketahui secara jelas dari berbagai sumber asal usul Mbah X , keluarga dan kerabatnya. Disamping itu belum diketahui pula sejak tahun berapa Desa Sempalwadak ini berdiri. Nama desa Sempalwadak sendiri berasal dari nama pohon yang banyak tumbuh didaerah ini yaitu pohon Sempalwadak sehingga daerah ini dinamakan Desa Sempalwadak .
Sedangkan sebelum menjadi satu kawasan pedesaan, terbagi menjadi tiga kawasan yaitu Krajan, Kawit dan Slamet, yang kemudian menjadi cikalbakal Desa Sempalwadak.
2.1.2 Sejarah Tokoh/Pemimpin Desa Sempalwadak
Pada jaman kolonial Belanda dengan penguasanya Ratu Yulianan Helmina Desa Sempalwadak dipimpin oleh seorang petinggi / Kepala Desa yang secara berurutan sebagai berikut:
1. Bapak Ngadian : tahun
2. Bapak Sapari : tahun
3. Bapak Kasemo : tahun
4. Bapak Saminten : tahun
5. Bapak Surojoyo : tahun 1937 s/d 1967
6. Bapak Mashudi : tahun 1967 s/d 1990
7. Bapak Sugeng Handoyo : tahun 1990 s/d 2006
8. Bapak Soekarman : tahun 2006 s/d Sekarang
2.1.3 PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN DESA.
Pembangunan jembatan sungai : tahun 1995
Pembangunan saluran irigasi : tahun 1996
Pembangunan jembatan sungai : tahun 1996
Pembangunan Masjid : tahun 2000
Pembangunan gedung TPQ : tahun 2000
Pengaspalan jalan Desa : tahun 2000
Pembangunan Jalan Desa : tahun 2001
Pembangunan plengsengan jalan : tahun 2004
Pembangunan Gedung Olahraga : tahun 2007
2.1.4 Kondisi dan Ciri Geologis Wilayah
Kebijakan sektoral pembangunan di Kabupaten Malang diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup, kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat di segala lapisan secara merata, serta meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan selanjutnya, sehingga kedepan pelaksanaan pembangunan di Desa Sempalwadak dapat benar-benar mencerminkan keterpaduan dan keserasian antar program-program sektoral, dengan demikian sumber-sumber potensi daerah dapat di optimalkan pemanfaatannya dan dapat dikembangkan secara merata.
Pelaksanaan pembangunan tentunya tidak terlepas dari upaya meningkatan kesejahteraan masyarakat, hal ini berkaitan dengan kondisi ekonomi dan kemakmuran masyarakatnya, dilihat dari tingkat ekonomi masyarakat, maka pertumbuhan dan perkembangan kecamatan akan sangat perpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan desa yang ada di sekitarnya.
Desa Sempalwadak yang secara struktural merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari sistem perwilayahan Kecamatan Bululawang, secara geografis Desa Sempalwadak terletak pada wilayah barat jalur alternatif transportasi barat, memiliki potensi yang cukup strategis dengan luas wilayah 107.653 Ha yang terbagi menjadi 2 Dusun, yakni: Dusun Sidomulyo, Dusun dan Dusun Jatimulyo dengan perbatasan wilayah sebagai berikut :
Sebelah Utara : Desa Tangkil
Sebelah Barat : Desa Tambakasri
Sebelah Selatan : Desa Wadanpuro
Sebelah Timur : Desa Jambeharjo
Desa Sempalwadak Kecamatan Bululawang yang merupakan daerah otonom desa dengan jumlah penduduk 2810 jiwa yang terdiri dari 1401 jiwa penduduk laki-laki dan 1.409 jiwa penduduk dengan jenis kelamin perempuan.
Potensi Desa Sempalwadak cukup besar, baik potensi yang sudah dimanfaatkan maupun yang belum yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi yang ada baik sumber daya alam maupun sumber daya manuasianya perlu terus digali dan dikembangkan untuk kemakmuran masyrakat secara umum.
Secara umum potensi Desa Sempalwadak dapatlah didiskripsikan dengan berbagai aspek yang secara langsung maupun tidak langsung merupakan mata rantai dari sistem kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, beberapa aspek dimaksud adalah sebagai berikut :
II.2.1 ASPEK SUMBER DAYA APARATUR/PERANGKAT DESA
Desa Sempalwadak secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksnaan pembangunan dikelola oleh 2 elemen utama, yakni elemen Pemerintah Desa yang dipimpin langsung oleh kepala desa beserta jajaran perangkat desa yang terdiri dari :
Tabel SDM Aparatur Pemerintah Desa
NO | NAMA | JABATAN | USIA | MASA JAB. | PEND |
| 1 | Soekarman | Kepala Desa | 56 | 6 tahun | SLTA |
| 2 | Siti Umidayati | Kaur Umum | 42 | 12 tahun | D3 |
| 3 | Hari Sugianto | Kaur Keuangan | 32 | 12 tahun | SLTA |
| 4 | Imam Mustholih | Kaur Kesra | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 5 | Mujiono | Kebayan | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 6 | Robby Soetjahjo | Kepetengan | 34 | 12 tahun | S1 |
| 7 | Suyono | Kuwowo | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 8 | Nuriono | Kamitowo | 44 | 12 tahun | SLTA |
| 9 | Macmudi | Kamituwo | 36 | 12 tahun | SLTA |
Selain komponen perangkat desa, elemen terpenting sebagai mitra penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Sempalwadak adalah keberadaan Badan Perwakilan Desa (BPD), namun keberadaan BPD ini sendiri saat mengalami perubahan fungsi dan peran yang semula sebagai badan perwakilan berubah menjadi badan permusyawaratan (menurut UU No 32 tahun 2004) tentang Pemerintah Dearah. Namun apapun nama dan fungsi keberadaan lembaga ini tetap dibutuhkan sebagai mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan lima (5) tahun kedepan.
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) , Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan KARANG TARUNA adalah komponen/elemen masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung sangat dibutuhkan peran serta aktifnya dalam pelaksanaan pembangunan di desa. Keberadaan Lembaga – lembaga yang ada juga merupakan representasi warga masyarakat secara umum dapat memfungsikan dirinya sebagai agen dan fasilitator pembangunan di tingkat desa.
Tabel 4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
-
No
Usia
Jumlah
Prosentase
1
0-4
164
5.7%
2
5-9
171
6%
3
10-14
218
7.5%
4
15-19
252
8.8%
5
20-24
296
10.4%
6
25-29
240
8.4%
7
30-34
312
11%
8
35-39
298
10.5%
9
40-44
256
9%
10
45-49
214
7.5%
11
50-54
201
7%
12
55-58
141
4.9%
13
>59
70
2.4%
Jumlah Total
2833
100%
Pendidikan
Eksistensi pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika berpikir atau pola pikir individu, selain mudah menerima informasi yang lebih maju dan tidak gagap teknologi. Di bawah ini adalah tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Sempalwadak
Tabel 5
Tamatan Sekolah Masyarakat
-
No
Keterangan
Jumlah
Prosentase
1
Buta Huruf Usia 10 tahun ke atas
94
3.3%
2
Tidak Tamat SD
337
12.1%
3
Tamat Sekolah SD
886
31.8%
4
Tamat Sekolah SMP
556
20%
5
Tamat Sekolah SMA
804
28.9%
6
Tamat Sekolah PT/ Akademi
103
3.7%
Jumlah Total
2780
100 %
Kesehatan
Tabel Sarana Kesehatan Masyarakat
| Palang Merah Indonesia (PMI) | - |
| Polindes | 1 |
| Posyandu | 3 |
| Praktek Pribadi | 3 |
| Tenaga Medis/Para Medis | 3 |
| Dukun Bayi Terdididk | - |
Tabel Jumlah Keluarga Miskin
| Jumlah Kepala Keluarga | 725 |
| Jml Keluarga Pra Sejahtera | 200 |
| Jml Keluarga Sejahtera 1 | 150 |
| Jml Keluarga Sejahtera 2 | 190 |
| Jml Keluarga Sejahtera 3 | 155 |
| Jml Keluarga Sejahtera Plus | 30 |
Berdasarkan data yang ada tersebut diatas, disamping merupakan sumber potensi yang ada, juga bisa menjadi berbagai persoalan/masalah yang merupakan dampak dari perkembangan situasi yang ada. Dalam rangka memecahkan berbagai persoalan yang ada, maka Pemerintah Desa Sempalwadak perlu menyiapkan berbagai strategi kegiatan yang sinergis atau kerjasama dengan semua institusi atau komponen baik pemerintah maupun swasta sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing.
Mata Pencaharian
Tabel Mata Pencaharian Penduduk
-
MATA PENCAHARIAN
JML/org
Pegawai Negri Sipil
29
TNI/POLRI
7
Penjahit
8
Montir
3
Sopir
9
Pramuwisma
-
Tani
120
Karyawan swasta
452
Kontraktor
-
Pertukangan Kayu
55
Pertukangan Batu
260
Buruh tani
231
Guru swasta
8
Keadaan Sosial
ASPEK SOSIAL BUDAYA
Kondisi sosial budaya masyarakat ditunjukan masih rendahnya kualitas dari sebagian SDM masyarakat di Desa Sempalwadak, serta cenderung masih kuatnya budaya paternalistik. Meskipun demikian pola budaya seperti ini dapat dikembangkan sebagai kekuatan dalam pembangunan yang bersifat mobilisasi masa. Di samping itu masyarakat Desa Sempalwadak yang cenderung memiliki sifat ekspresif, agamis dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.
Munculnya masalah kemiskinan, ketenaga kerjaan dan perburuhan menyangkut pendapatan, status pemanfaatan lahan pada fasilitas umum menunjukan masih adanya kelemahan pemahaman masyarakat terhadap hukum yang ada saat ini. Kondisi ini akan dapat menjadi pemicu timbulnya benih kecemburuan sosial dan sengketa yang berkepanjangan, jika tidak diselesaikan sejak dini.
ASPEK PENDIDIKAN, KESEHATAN & KESEJATERAAN
SOSIAL.
Desa Sempalwadak dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini cukup mantap, hal ini ditunjukkan dengan minimnya jumlah penduduk buta huruf. Sedangkan sarana pendidikan formal cukup memadai, dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik, Pemerintah Desa beserta warga masyarakat sedang melakukan peningkatan sarana pendidikan berupa rehabilitasi sarana pendidikan.
Tabel Sarana Penunjang Pendidikan
| Taman Kanak-kanak | 2 |
| Jml Guru | 6 |
| Jml murid | 125 |
|
| |
| SD/MI | 1 |
| Jml guru | 18 |
| Jml murid | 335 |
|
|
|
| Lembaga Pendidikan Keagamaan | 1 |
| Jml Pengajar | 10 |
| Jml peserta didik | 335 |
|
|
|
| Sarana Umum dan tempat Ibadah |
|
| Pos Kamling | 9 |
| Masjid | 1 |
| Musholla | 11 |
Ketidak mampuan sarana/infrastruktur ekonomi dan bisnis dalam upaya menampung para lulusan lembaga pendidikan yang ada di desa, berakibat pada timbulnya pengangguran, yang akan berdampak pada timbulnya menurunnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa. Adanya kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) juga berpengaruh pada penurunan tingkat perekonomian warga yang ditunjukkan dengan adanya meningkatnya jumlah penduduk miskin, menurunnya daya beli masyarakat, adanya PHK dan persoalan-persoalan sosial lainnya. Dalam kondisi seperti ini Pemerintah Desa harus mampu mengatasi persoalan-persoalan mungkin akan timbul akibat dari adanya dampak kenaikan BBM dengan mengadakan program-program pemberdayaan melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Malang
ASPEK PEMUDA DAN OLAH RAGA
Masalah pemuda dan kepemudaan yang merupakan hasil dari besarnya jumlah penduduk dengan komposisi usia muda, memerlukan perhatian serius. Mengingat munculnya permasalahan-permaslahan kenakalan remaja, pengangguran, penyalahgunaan obat-obat terlarang dan tindak kriminal, bagaimanapun juga akan menjadi ancaman dalam kegiatan pembangunan desa.
Sejalan dengan kondisi itu, serta dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dalam kelompok usia muda, maka program-program yang mampu menyerap aspirasi pemuda dengan aktualisasi peran pemuda, pengembangan bakat dan minat, serta pengentasan/pengurangan angka pengangguran perlu strategi program yang jelas. Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah generasi muda yang terjebak ke dalam tindak/perilaku yang kurang baik. Kesemuanya ini sangat terkait dengan pembinaan mental, sosialisasi nilai-nilai kemasyarakatan, masalah pendidikan, pembinaan olah raga, pengembangan sanggar seni budaya generasi muda serta aktivitas kemasyarakatan yang mampu menumbuhkan kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian para pemuda serta pemciptaan kesempatan kerja seluas-luasnya bagi generasi muda. Sejalan dengan itu, maka penyediaan sarana dan prasarana olah raga, sarana organisasi
kepemudaan, keagamaan, perlu terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi tempat yang cukup menarik bagi sebagaian besar generasi muda. di sisi lain, masalah pendidikan budi pekerti, etika dan estetika, perlu dipikirkan kembali untuk menjadi muatan desa, sedang di bidang keagamaan yang telah ada perlu terus di dukung eksistensi dan pengembangan serta keberlangsungannya.
Berikut Tabel Fasilitas Olah Raga
| Lokasi | Jenis | Keterangan |
| RT 01 | Lapangan Volly |
|
| RT 07 | Gudung Bulutangkis | Gor Sempalwadak |
| RT 13 | Lapangan Sepak Bola |
|
| RT 13 | Lapangan Volly |
|
| RT 13 | Lapangan Basket |
|
Bencana Alam dan Sosial
Dalam catatan sejarah, selama ini belum pernah terjadi bencana alam dan sosial yang cukup berarti di Desa Sempalwadak. Isu-isu terkait tema ini, seperti kemiskinan dan bencana alam, tidak sampai pada titik kronis yang membahayakan masyarakat dan sosial.
Keadaan Ekonomi
ASPEK EKONOMI
Perekonomian Desa Sempalwadak secara umum di dominasi pada sektor pertanian yang sistem pengelolaanya masih sangat tradisional (pengolahan lahan, pola tanam mapun pemilihan komoditas produk pertaniannya). Produk pertanian Desa Sempalwadak untuk lahan basah (sawah) masih monoton pada unggulan padi dan sedikit palawija, hal ini diakibatkan adanya struktur tanah yang mungkin belum tepat untuk produk unggulan pertanian diluar sentra padi dan persoalan mendasar lainnya adalah sistem pengairan yang kurang baik sehingga berdapak adanya kekurangan air jika pada saat musim kemarau. Oleh karenanya harus ada langkah strategis dalam mengatasi persoalan pertanian dengan melakukan berbagai upaya-upaya : Perbaikan sistem irigasi/pengairan; pengunaan teknologi tepat guna ; perbaikan pola tanam dan pemilihan komoditas alternatif dengan mengkomunikasikannya kepada pihak-pihak terkait (dinas pengairan, dinas pertanian). Sedangkan untuk lahan kering (tegal) produk unggulan masih di dominasi oleh tanaman tebu, di samping itu masih banyak lahan yang belum termanfaatkan secara produktif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Langkah alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan penyuluhan-penyuluhan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan ; pengadaan bibit-bibit tanaman produktif dengan melibatkan instasi terkait (dinas kehutanan, dinas pertanian dan perkebunan.
Pertanahan : luas wilayah pertanahan yang ada adalah 72 Ha dengan rincian status dan penggunaannya sebagai berikut :
Tabel Penggunan Lahan Pertanian
-
NO
Jenis Tanaman
LUAS (Ha)
Tanaman Padi
61
Hasil per ha
9.000.000
Biaya pemupukan per ha
3.750.000
Biaya bibit per ha
325.000
Biaya obat per ha
415.000
Tanaman Jagung
1
Hasil per ha
3.650.000
Biaya pemupukan per ha
1.600.000
Biaya bibit per ha
550.000
Biaya obat per ha
275.000
Tanaman Tebu
10
Hasil per ha
19.500.000
Biaya pemupukan per ha
8.500.000
Biaya bibit per ha
3.250.000
Biaya
12.750.000
-
Tabel Mata Pencaharian Penduduk
-
MATA PENCAHARIAN
JML/org
Pegawai Negri Sipil
29
TNI/POLRI
7
Penjahit
8
Montir
3
Sopir
9
Pramuwisma
-
Tani
120
Karyawan swasta
452
Kontraktor
-
Pertukangan Kayu
55
Pertukangan Batu
260
Buruh tani
231
Guru swasta
8
Kondisi Pemerintahan Desa
Sebagai sebuah desa, sudah tentu struktur kepemimpinan Desa Bulan Madu tidak bisa lepas dari strukur administratif pemerintahan pada level di atasnya. Hal ini dapat dilihat dalam bagan berikut ini:
Tabel 1
Nama Pejabat Pemerintah Desa Bulan Madu
NO | NAMA | JABATAN | USIA | MASA JAB. | PEND |
| 1 | Soekarman
| Kepala Desa | 56 | 6 tahun | SLTA |
| 2 | Siti Umidayati
| Kaur Umum | 42 | 12 tahun | D3 |
| 3 | Hari Sugianto
| Kaur Keuangan | 32 | 12 tahun | SLTA |
| 4 | Imam Mustholih
| Kaur Kesra | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 5 | Mujiono
| Kebayan | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 6 | Robby Soetjahjo
| Kepetengan | 34 | 12 tahun | S1 |
| 7 | Suyono
| Kuwowo | 42 | 12 tahun | SLTA |
| 8 | Nuriono
| Kamitowo | 44 | 12 tahun | SLTA |
| 9 | Macmudi
| Kamituwo | 36 | 12 tahun | SLTA |
Tabel 2
Nama Badan Permusyawaratan Desa Sempawadak
-
No
Nama
Jabatan
1
Agus Subekti
Ketua
2
Hari Mahfudi
Sekretaris
3
Mulyono
Bendahara
4
Sujatmoko
Anggota
Tabel 3
Nama-nama LPMD Desa Sempalwadak
-
No
Nama
Jabatan
1
Agus Hendro
Ketua
2
Fajar Isbandi
Sekretaris
3
Choirijah
Bendahara
4
Imam Hanafi
Anggota
5
Erni Yunawarti
Anggota
6
Hartono
Sie Keamanan
7
Sri Endarti
Sie Pendidikan
8
Fius Alufiandi
Sie Kepemudaan
9
Sugeng Dwi Isnanto
Sie Sosial & Ekonomi
10
Kunwinarni
Sie Pemberdayaan Perempuan
11
Budi Purnomo
Sie Lingkungan Hidup
12
Abd. Satar
Sie Keagamaan
Secara umum pelayanan pemerintahan Desa Sempalwadak kepada masyarakat sangat memuaskan. Beberapa warga menyatakan bahwa pelayanan umum seperti pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) dapat dikerjakan dengan cepat dalam waktu 24 jam. Begitu pula untuk pengurusan surat-surat penting lainnya seperti akti kenal lahir dan akte kematian, sehingga secara umum masyarakat merasa terlayani secara baik.